warna itu indah,
warna itu sehat,
warna itu kehidupan itu sendiri

Kamis, 13 September 2012

Kelepon by Esty Handayani





Ada keasikan  tersendiri untuk makan kue-kue tradisional, salah satunya  kue kelepon ini ...

Hallooo...
Hari terakhir laporan rainbow nih, nggak boleh ketingglan dong hehehe :p Kali ini aku me'rainbow'kan cemilan favorit keluargaku yaitu KELEPON! Eh tapi siapa sih yang nggak suka kelepon? Cemilan tradisional yg bentuknya bulat, mungil, berbalur kelapa dan kalau digigit eits.. harus hati-hati muncrat tuh isi gulanya. Dijadiin cemilan kapan aja tetap enak! Buatnya nggak terlalu susah sih, dan resepnya tentu dari bu Fatmah yg sudah terbukti pasti enak, cuma aku modifikasi sedikit aja. silakan yang mau nyobain, terjamin uenak deh..

KELEPON
Penulis: Fatmah Bahalwan
Bahan:
250 gr  tepung beras ketan
50 gr    tepung beras putih
100 ml  air daun suji (aku pakai 180 ml air)
2 sdt     air kapur sirih (aku skip karena nggak punya)
100 gr  gula merah, sisir
½ btr    kelapa, kupas, parut
¼ sdt    garam
1 liter    air

Pewarna MeJiKuHiBiU (Merah: Koepoe, Jingga: Redbell, Kuning: redbell, Hijau: redbell, Biru: Cross, Ungu: Chefmaster)

Cara membuat:
Campur tepung beras ketan dan tepung beras putih, aduk rata. Sisihkan.
Campur air daun suji dan air kapur sirih
Tuangi tepung dengan campuran air daun suji, aduk dan uleni hingga menjadi adonan yang liat. Bagi adonan menjadi 6 dan beri pewarna.
Ambil sedikit adonan, pipihkan, beri sedikit gula merah, rapatkan dan bentuk bulat menyerupai bola.
Masak air hingga mendidih, celupkan bola-bola kelepon, biarkan hingga matang dan mengapung. Angkat, langsung gulingkan dalam kelapa parut yang sudah dibubuhi garam.

Tips.: agar kelapa parut tidak cepat basi, kukus terlebih dahulu 15 menit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar