warna itu indah,
warna itu sehat,
warna itu kehidupan itu sendiri

Kamis, 13 September 2012

Tapai Ketan pelangi by Sizu Candra

Wuichhh baru tahu ternyata manfaat tapai bagus juga ya, tahu nya cuma makan tapai dengan es krim itu enak, ternyata dibalik enaknya tapai manfaatnya itu lho... yukk kita mulai bikin tapai


Dear Trio Pelangi.

Mohon ijin setor yaaa... :)
Di hari terakhir ini, ijinkan saya menyetorkan hasil karya saya yg sungguh spektakuler ini. *siap2 pake helm baja, mengindari timpukan rolling pin rembo* :p

Berawal dari kebingungan mau setor apa, akhirnya dengan hasutan teman2 tercinta saya di suatu negeri yg tersembunyi, saya memutuskan membuat Tape Ketan Pelangi .. :)
Saya pakai resep Tape Ketan Hijau nya NCC, By Bu Fatmah Bahalwan. Makasih Bu Fat.. :)
Sukaaaa banget tape ketan, kalau di daerah Sumatera, tape ketan biasa dimakan bareng Lemang, (ketan yg dimasak dalam bambu), biasa disebut "Lemang Tapai".

Bisa juga dimakan bersama kacang bawang atau emping melinjo.
Selain dapat dikonsumsi secara langsung, tape juga bisa dijadikan olahan lain, misalnya puding tape, madumongso (dodol tape), dan bisa diseduh dengan air panas, biasa disebut Wedang Tape. Biasanya tape ketan juga dijadikan campuran minuman dingin, seperti es campur. Segeeeeeeerrr... :)
Ini kali pertama saya bikin tape lho, Alhamdulillah jadi, dan hasilnya maknyuss.. Di hari ke-2 fermentasi, maniiiiiiss dan berair banyak... hari ke3, mulai kuat rasa tapenya.. Maknyuuss... :)
Saya pakai pewarna :
- Rose Pink Cross (untuk warna pink)
- Merah cabe Koepoe- Koepoe (1/4 sdt + 1/4 sdt lemon yellow, untuk warna orange)
- Lemon Yellow Cross (untuk warna kuning)
- Leaf Green Cross (untuk warna hijau)
- Sky Blue Wilton (untuk warna biru)
- Violet Cross (untuk warna ungu)

Berikut keunggulan tape yg saya kutip dari Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Tapai).

Keunggulan tapai
Fermentasi tapai dapat meningkatkan kandungan Vit B1 hingga tiga kali lipat. Vitamin ini diperlukan oleh sistem saraf, sel otot dan sistem pencernaan agar dapat berfungsi dengan baik. Karena mengandung berbagai macam bakteri “baik” yang aman dikonsumsi, tapai dapat digolongkan sebagai sumber probiotikbagi tubuh. Cairan tapai dan tapai ketan diketahui mengandung bakteri asam laktat sebanyak ± satu juta per mililiter atau gramnya. Produk fermentasi ini diyakini dapat memberikan efek menyehatkan tubuh, terutama sistem pencernaan, karena meningkatkan jumlah bakteri dalam tubuh dan mengurangi jumlah bakteri jahat.
Kelebihan lain dari tapai adalah kemampuannya tapai mengikat dan mengeluarkan aflatoksin dari tubuh.   Aflatoksin merupakan zat toksik atau racun yang dihasilkan oleh kapang, terutama Aspergillus flavus. Toksik ini banyak kita jumpai dalam kebutuhan pangan sehari-hari, seperti kecap. Konsumsi tapai dalam batas normal diharapkan dapat mereduksi aflatoksin tersebut.
Di beberapa negara tropis yang mengonsumsi singkong sebagai karbohidrat utama, penduduknya rentan menderita anemia. Hal ini dikarenakan singkong mengandung sianida yang bersifat toksik dalam tubuh manusia.. Konsumsi tapai dapat mencegah terjadinya anemia karena mikroorganisme yang berperan dalam fermentasinya mampu menghasilkan vitamin B12


Ini Resepnya yaa...

Tape Ketan Pelangi

Bahan:
600 gr beras ketan putih
3 buah ragi tape bulat, haluskan, ayak, bagi menjadi 6 bagian
6 sdm gula castor
Air secukupnya
Pewarna merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu, masing-masing 1 sdt. Kecuali biru, 1/4 sdt.

Cara membuat:
1. Bagi beras ketan menjadi 6 bagian, masing2 100 gr, cuci bersih, letakkan di wadah terpisah, rendam masing2 dengan air bersih kira-kira 200 ml, diberi 1 sdt pewarna. biarkan satu malam, tiriskan, kukus hingga panas kepul2. Saya mengukusnya 2 kali, jadi satu kali ngukus 3 warna, beri pembatas aluminium foil, agar warna tidak tercampur.
2. Sementara itu, didihkan air, siram2 secukupnya pada masing2 warna ketan yg dikukus, aduk rata, kukus kembali 15 menit, angkat. Dinginkan di 6 wadah terpisah hingga benar2 dingin.
3. siapkan 6 wadah tertutup, misal, wadah tapperware kecil2. yg bertutup.
4. Ambil satu warna, bagi 2, letakkan setengahnya pada wadah, ambil satu bagian ragi tape, taburkan setengahnya diatas ketan tipis2, taburi 1/2 sdm gula kastor, timpa lagi dengan setengah bagian ketan, taburi sisa ragi, taburi 1/2 sdm gula castor. tutup rapat wadah. Lakukan yg sama pada semua warna.
5. Biarkan selama 2-3 hari.
6. Pada hari ke dua, biasanya ketan sudah berair banyak.. Sudah bisa di cicip. bila belum, tunggu hingga hari ketiga. Bila belum juga, tungguin sampe bosen. :p
7. Selamat mencoba, jangan lupa bagi saya yaaa... :p

Demikian laporan saya.. Smoga diterima yaaa... *komat kamit* :D

Salam pelangi di matamu..
*ketjup Host satu-satu*
Sizu Candra

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar